06 Januari 2012

Jengkol


Ciri-Ciri
 
Jering atau jengkol (Archidendron pauciflorum, sinonim: A. jiringa, Pithecellobium jiringa, dan P. lobatum). Jengkol termasuk suku polong-polongan (Fabaceae. Buahnya berupa polong dan bentuknya gepeng berbelit membentuk spiral, berwarna lembayung tua. Biji buah berkulit ari tipis dengan warna coklat mengilap. Tanaman ini biasa dijumpai di wilayah Asia Tenggara. Bijinya digemari di Malaysia, Thailand, dan Indonesia sebagai bahan pangan (Wikipedia). Jengkol tergolong jenis pohon besar menjulang karena dapat mencapai tinggi 10-26 meter. Warna buahnya lembayung tua. Setelah tua, bentuk polong buahnya menjadi cembung dan di tempat yang mengandung biji ukurannya membesar. Tiap polong dapat berisi 5-7 biji. Bijinya berkulit ari tipis dan berwarna cokelat mengilap.


Manfaat Jengkol

Beberapa unsur penting untuk tubuh yang terkandung dalam jengkol di antaranya:
1. Kalsium
kandungan kalsium jengkol tergolong tinggi, yaitu 140 mg/ 100 g. Kalsium sendiri dapat berfungsi untuk mengatur proses biologis dalam tubuh serta mampu membantu pembentukan tulang dan gigi. Pada usia dewasa, mengkonsumsi kalsium (800 mg per hari) sangat perlu untuk menjaga kesehatan tulang. Sedangkan di masa pertumbuhan, kandungan kalsium sangat penting untuk membentuk tulang yang kuat. 
2. Karbohidrat
3. Vitamin A
4. Vitamin B
5. Minyak atsiri
6. Protein
Jengkol merupakan sumber protein yang baik, yaitu 23,3 g per 100 g bahan. Kadar proteinnya jauh melebihi tempe yang selama ini dikenal sebagai sumber protein nabati, yaitu hanya 18,3 g per 100 g. Kebutuhan protein setiap individu tentu saja berbeda-beda. Selain untuk membantu pertumbuhan dan pemeliharaan, protein juga berfungsi membangun enzim, hormon, dan imunitas tubuh. Karena itu, protein sering disebut zat pembangun.
7. Fosfor
Kandungan fosfor pada jengkol (166,7 mg/100 g) juga sangat penting untuk pembentukan tulang dan gigi, serta untuk penyimpanan dan pengeluaran energi.
8. Zat Besi.
Jengkol mengandung 4,7 g per 100 g. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia. Gejala-gejala orang yang mengalami anemia defisiensi zat besi adalah kelelahan, lemah, pucat dan kurang bergairah, sakit kepala dan mudah marah, tidak mampu berkonsentrasi, serta rentan terhadap infeksi. Penderita anemia kronis menunjukkan bentuk kuku seperti sendok dan rapuh, pecah-pecah pada sudut mulut, lidah sulit menelan.

Beberapa penyakit yang dapat ditangani dengan konsumsi jengkol adalah penderita diabetes, anemia dan sangat baik untuk pembentukan tulang dan gigi. Berdasarkan penelitian Soemitro (1987), senyawa aktif dalam kulit halus buah cenderung menunjukkan efek penurunan kadar gula darah yang besar, sehingga baik untuk penderita diabetes. (OL-08) (Media Indonesia)


Zat Berbahaya dalam Jengkol 

1. Asam Jengkolat
Asam jengkolat merupakan salah satu komponen yang terdapat pada biji jengkol. Strukturnya mirip dengan asam amino (pembentuk protein), tetapi tidak dapat dicerna. Oleh karena itu tidak dapat memberikan manfaat apa-apa pada tubuh. Bahkan pada berbagai buku kimia pangan, asam jengkolat dianggap sebagai salah satu racun yang dapat mengganggu tubuh manusia. Kandungan asam jengkolat pada biji jengkol bervariasi, tergantung pada varietas dan umur biji jengkol. Jumlahnya antara 1 – 2 % dari berat biji jengkol. Tetapi yang jelas asam jengkolat ini dapat mengakibatkan gangguan kesehatan. Penyebabknya adalah terbentuknya kristal asam jengkolat yang akan dapat menyumbat saluran air seni. Jika kristal yang terbentuk tersebut semakin banyak, maka kelama-lamaan dapat menimbulkan gangguan pada saat mengeluarkan air seni. Bahkan jika terbentuknya infeksi yang dapat menimbukan gangguan-gangguan lebih lanjut.. Asam jengkolat mempunyai struktur molekul yang menyerupai asam amino sistein yang mengandung unsur sulfur, sehingga ikut berpartisipasi dalam pembentukan bau. Molekul itu terdapat dalam bentuk bebas dan sukar larut ke dalam air. Karena itu dalam jumlah tertentu asam jengkolat dapat membentuk kristal.

2. Asam Amino
Asam-asam amino yang terkandung di dalam biji jengkol. membuat bau busuk yang sangat mengganggu Asam amino itu didominasi oleh asam amino yang mengandung unsur Sulfur (S). Ketika terdegradasi atau terpecah-pecah menjadi komponen yang lebih kecil, asam amino itu akan menghasilkan berbagai komponen flavor yang sangat bau, karena pengaruh sulfur tersebut. Salah satu gas yang terbentuk dengan unsur itu adalah gas H2S yang terkenal sangat bau. (halalguide)


Kuliner yang Menggunakan Bahan Dasar Jengkol

1. Semur Jengkol
Bahan :
    * 1 kg jengkol tua/ranum
    * 1/2 sdt makan kopi (buat menghilangkan bau)
    * Kapur sirih secukupnya
    * Air untuk merebus

Bumbu :
    * 10 bawang merah kecil (atau 4 yang besar)
    * 6 bawang putih (atau 3 yang besar)
    * 5 butir kemiri
    * 1 sdt ketumbar
    * 1/2 sdt biji lada
    * 1/4 sdt jinten
    * HALUSKAN

Bumbu tambahan :
    * 3 butir cengkeh
    * 1/4 butir pala, parut
    * 2 butir kapulaga bulat
    * Garam secukupnya

Cara Memasak  :
   1. Rebus jengkol dengan kopi dan kapur sirih
   2. Setelah matang, kuliti dan geprek menjadi gepeng, sisihkan
   3. Tumis bumbu halus
   4. Masukkan jengkol
   5. Masukkan cengkeh, kapulaga, parutan pala
   6. Tambah kecap dan air
   7. Masak sampai mengental dan matang
   8. Tambahkan garam, rasakan
   9. Sajikan dengan taburan bawang goreng (resepoke)


2. Jengkol Balado

Bahan
  • ¼ kg jengkol yang matang
  • Minyak goreng
  • Air untuk merebus
  • 1/2 sendok teh kopi bubuk


Bumbu yang dihaluskan :
  • 250 gr cabe - giling kasar
  • 125 gr bawang merah - iris
  • 2 buah tomat - iris dadu
  • 1 lembar daun salam
  • 1 sdt jeruk lemon
  • Garam secukupnya
Cara Membuatnya:
  1. Rebus jengkol, setengah matang masukkan kopi bubuk, rebus sampai empuk.
  2. Pukul-pukul pelan , agar sehingga bentuknya sedikit pipih
  3. Panaskan minyak. Masukkan jengkol goreng sebentar . Lalu angkat.
  4. Untuk bumbu yang dihaluskan, panaskan minyak lalu masukkan bumbu halus, goreng sampai bau menyengat cabe hilang. Masukkan air jeruk lemon, daun salam dan garam.
  5. Matikan kompor, tunggu sebentar lalu masukkan jengkol dan aduk hingga tercampur rata. (detikfood)


3. Gulai Jariang (Jengkol)

Bahan Yang Dibutuhkan
    * 2 ons jengkol

Bahan Bumbu
    * 12 butir bawang merah
    * 16 buah cabe merah
    * 6 buah kemiri
    * 3 lembar daun salam
    * 2 ruas jari lengkuas
    * santan kental dan cair dari 2 buah kelapa tua
    * gula putih secukupnya
    * garam dan penyedap secukupnya

Cara Membuat
  1. Rendam jengkol dalam air kelapa selama 10 menit agar jengkol tidak berbau menyengat, kemudian cuci sampai bersih.
  2. Haluskan semua bumbu kecuali lengkuas dan daun salam.
  3. Tumis bumbu yang sudah dihaluskan itu di atas minyak yang cukup panas sampai berbau harum.
  4. Masukkan jengkol dan tuang santannya. Tambahkan lengkuas dan daun salam.
  5. Aduk terus agar santan tidak pecah, tunggu beberapa saat hingga jengkol matang.
  6. Jika santan sudah mulai mengental, masukkan gula putih dan penyedap. Aduk sebentar dan angkat.
  7. Hidangan siap disantap dengan nasi hangat. (reseprecipe)


4. Sambal Goreng Jengkol
Bahan :
    * Jengkol rebus 250 gram, iris tipis, goreng
    * Cabai merah 2 buah, iris panjang tipis, goreng
    * Air asam 1 sdt
    * Daun salam 1 lembar
    * Lengkuas 1 cm, memarkan
    * Gula merah sisir 2 sdt
    * Minak goreng 2 sdm
    * Gula pasir 1 sdt

Bumbu halus :
    * Bawang putih 2 siung
    * Bawang merah 4 butir
    * Cabai merah 2 buah
    * Cabai rawit 2 buah
    * Garam secukupnya

Cara Membuat :
1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, daun salam dan lengkuas hingga harum.
2. Tambahkan gula merah, gula pasir dan air asam, masak hingga kental.
3. Tambahkan jengkol dan cabai merah. Masak hingga bumbu meresap. (anekaresepmasakan)


5. Goreng Jariang (Jengkol)
Bahan:
• 20 jengkol yang tua
• 15 cabai merah
• 8 bawang merah
• Sedikit terasi
• Garam dan minyak untuk menumis

Cara membuat:
1. Jengkol direbus dengan banyak air sampai kulit mengelupas. 
2. Tiriskan, lalu rebus lagi dengan dibubuhi sedikit garam. 
3. Angkat, tiriskan. 
4. Jengkol dikeprek sampai agak pecah-pecah,
5. Goreng dengan minyak yang sedang panasnya. 
6. Cabai, bawang, terasi, dan garam digerus kasar. 
7. Tumis dengan minyak bekas menggoreng jengkol sampai matang, 
8. Masukkan jengkol goreng. 
9. Ratakan, lalu angkat. (cuekwordpress)


6. Rendang Jengkol

Bahan :
  • 500gr jengkol,(yg sebelumnya sudah direndam dalam air selama semalam dan kemudian direbus sampai ½ empuk.
  • Tiriskan,memarkan satu persatu tp jgn sampai hancur agar nantinya bumbu meresap kedalam jengkol tsb
  • 500ml santan kental dari ½ kelapa
  • 2 buah daun salam
  • 2 cm jahe,memarkan
  • 1 ruas serai,memarkan
  • 1/2 sdt bumbu penyedap
  • Garam secukupnya
  • 1/2 sdt gula pasir
  • 1 gelas air
Bumbu yg dihaluskan :
    * 10 siung bawang
    * 5 siung bawang putih
    * 6 buah cabai merah,buang bijinya
    * 4 buah kemiri,sangrai
    * 2 cm kunyit,bakar
    * Bahan pelengkap:Bawang merah goreng

Cara membuat :
  1. Tumis bumbu halus,daun salam,jahe,serai sampai harum dan matang kemudian masukan jengkol yg sudah dimemarkan tadi aduk masukan air dan biarkan sampai jengkolnya benar-benar empuk.
  2. Masukan santan tadi sedikit demi sedikit,aduk agar santan tidak pecah.masukan garam,gula pasir dan bumbu penyedap.Diamkan dan sesekali aduk sampai bumbu meresap dan mengental.
  3. Sajikan dengan taburan bawang merah goreng. (sitekno)


7. Jengkol Kecap Pedas

Bahan:
   - 15 butir jengkol
   - 2 sendok makan kecap manis
   - 1 sendok makan kecap asin
   - Gula merah secukupnya
   - Penyedap rasa secukupnya
   - Garam secukupnya

Bumbu yang dihaluskan:
   1. 20 butir cabai kriting
   2. 3 siung bawang merah
   3. 3 siung bawang putih
   4. 1 butir tomat

Cara Membuat Resep Masakan Jengkol Kecap Nan Pedas:
  1. Rebus jengkol dan beri sedikit garam.
  2. Jika jengkol sudah empuk angkat dan tiriskan.
  3. Jengkol yang sudah ditiriskan dimemarkan (dipukul-pukul).
  4. Panaskan minyak dan tumis bumbu yang dihaluskan hingga wangi.
  5. Masukkan jengkol yang telah dimemarkan, kecap manis, kecap asin, gula merah, garam dan penyedap rasa.
  6. Aduk dan siap dihidangkan.
Tips:
Masakan ini bisa dibuat dengan dua cara sesuai selera, yaitu:
   1. Berkuah, tinggal dalam memasaknya ditambah air
   2. Kering. Diamkan bersama nasi hangat, lalap, sambal dan ikan asin. (resepmasakanmu)


8. Kalio Jengkol

Bahan Yang Dibutuhkan
    * 1 kg jengkol yang sudah tua
    * 6 gelas santan dari 2 butir kelapa

Bahan Bumbu
    * 4 siung bawang putih
    * 15 buah cabe merah
    * 1 ruas jari jahe
    * 1 ruas jari lengkuas, dimemarkan
    * 2 lembar daun kunyit, dimemarkan
    * 2 batang serai, dimemarkan
    * 1 ruas jari kunyit
    * garam dan penyedap secukupnya

Cara Membuat
  1. Agar jengkol tidak getir, rendam jengkol dalam air kelapa sekitar 1 jam.
  2. Rebus jengkol hingga empuk. Kupas kulitnya dan belah jengkol menjadi 2 bagian.
  3. Semua bumbu dihaluskan, kecuali daun kunyit, lengkuas, dan serai.
  4. Panaskan santan dalam panci dan masukkan semua bumbu. Masukkan jengkol.
  5. Masak santan pada api sedang dan aduk terus agar santan tidak pecah. Tambahkan garam dan penyedap.
  6. Tunggu hingga bumbu meresap dan santan mengental. Jika sudah matang, angkat dan sajikan. (reseprecipe)

9. Semur Jengkol ala Betawi

Bahan-Bahan:
  • 250 gr Jengkol
  • 2 cm Kayu Manis
  • 50 ml Kecap Manis
  • 1 sdt Garam
  • 1 sdm Gula Pasir
  • 250 ml Air
  • Minyak Goreng secukupnya
Bahan bumbu (haluskan) :
  • 3 siung Bawang Putih
  • 4 bh Bawang Merah
  • 1 sdm Ketumbar
Cara Membuat :
  1. Rebus jengkol lalu kupas kulitnya dan pukul-pukul hingga sedikit pecah.
  2. Panaskan minyak goreng kemudian tumis bumbu yang dihaluskan, beri garam, gula pasir dan kayu manis. Tumis hingga harum.
  3. Masukkan kecap manis, tumis kembali hingga mendidih.Masukkan jengkol, aduk perlahan. Tambahkan air, masak hingga bumbu meresap dalam jengkol.
  4. Angkat dan hidangkan. (kulinernusantara)

10. Semur Jengkol ala Jawa Barat

Bumbu :
  • 2 Sendok makan bawang merah
  • 1 sendok teh bawang putih
  • 3 sendok makan lombok merah
  • 5s/d 6 butir lada
  • 4 sendok makan kecap
  • +-1 sendok makan garam
Cara buat :
1. Kupas jengkol kemudian dicuci dan belah jadi dua
2. Rebus/godok sampe masak.
    Setelah masak buang sisa air rebusannya kemudian cuci lagi
3. Halusskan bumbu bumbu, tumislah
4. Masukkan jengkol, tuangkan ½ gelas air
5. Tambahkan ketjap/kecap (rembes)


11. Kerupuk Jengkol

Bahan-bahan:
  • Jengkol
  • Air
  • Garam (sesuai selera)
Cara Pembuatan
  1. Jengkol dikupas, lalu direbus setelah ditambahi garam.
  2. Tunggu sampai air mendidih dan kulit ari jengkol sudah mengelupas.
  3. Ambil satu belahan jengkol lalu ‘ditokok-tokok’ (dimemarkan) di atas batu lado, sampai pipih (tebalnya sekitar 1 mm), lalu jemur di tempat yang terkena sinar matahari dan bersih.
  4. Setelah kering, lap kerupuk jengkol yang sudah dijemur tersebut.
  5. Kerupuk jengkol sudah jadi dan siap digoreng. (siswantooke)

12. Pepes Jengkol

   -  Jengkol 1/2 kg
   -  2 lbr Daun salam
   -. 3 btg Serai
   -. 2 siung bawang merah
   -. 3 siung bawang puting
   -. 2 bj kemiri
   -. 1 ruas jari kunyit
   -. 1/4 sd teh garam
   -. 1/4 penyedap rasa
  -. 3 cabe rawit keprek
  -. daun pisang secukupnya

Cara Membuat :
  1. Bawang merah, Bawang putih, kunyit, kemiri diuleg lembut 
  2. Tumis sampai mengeluarkan bau harum
  3. Masukkan serai, daun salam, garam plus penyedap rasa, dan cabai rawit
  4. Masukkan jengkol
  5. Matikan api biarkan dulu sampai meresap bumbunya. 
  6. Bungkus dengan daun pisang.
  7. Setelah dibungkus daun terserah anda>> mau dikukus boleh, mau di taruh diatas magic jar bisa, mau dibakar juga boleh. Pepes jengkol enggak kalah enaknya dengan semur dan rendang jengkol. (resepbisnis)





0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Automotive | Bloggerized by Free Blogger Templates | Hot Deal